KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari (Unismuh Kendari) melalui Fakultas Engineering resmi meluncurkan program beasiswa dan bantuan pendidikan terintegrasi pada Jumat, 05 April 2026. Inisiatif komprehensif ini dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas pendidikan berkualitas sekaligus mengembangkan talenta teknik di Sulawesi Tenggara.
Peluncuran program tersebut digelar di Aula Serba Guna Kampus Kendari dengan menghadirkan pejabat universitas, dosen, mahasiswa, dan perwakilan dari berbagai stakeholder pendidikan. Acara yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.30 WITA ini menandai komitmen serius Unismuh Kendari dalam mewujudkan misi pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurut informasi yang dihimpun, program beasiswa ini mencakup enam kategori utama: Beasiswa Penuh Berprestasi, Beasiswa Parsial Ekonomi Lemah, Beasiswa Afirmasi Daerah 3T, Beasiswa Kinerja Akademik, Beasiswa Ketangguhan Prestasi, dan Bantuan Biaya Operasional Darurat. Total alokasi dana untuk tahun akademik 2026/2027 mencapai Rp 12,5 miliar dengan target minimal 500 penerima manfaat.
### Latar Belakang dan Visi Program
Universitas Muhammadiyah Kendari telah berdiri sejak tahun 1992 sebagai institusi pendidikan tinggi swasta yang berkontribusi signifikan dalam menghasilkan sumber daya manusia berkualitas di kawasan Timur Indonesia. Fakultas Engineering, sebagai salah satu fakultas unggulan, telah meluluskan ribuan engineer profesional yang tersebar di berbagai industri dan sektor pembangunan.
Namun, tantangan aksesibilitas pendidikan masih menjadi hambatan utama bagi calon mahasiswa dengan latar belakang ekonomi terbatas. Data internal universitas menunjukkan bahwa sekitar 62 persen pendaftar setiap tahunnya mengalami hambatan finansial dalam menjalani studi tingkat sarjana. Fenomena ini mendorong pimpinan universitas untuk mengambil langkah strategis dengan merancang ekosistem beasiswa yang komprehensif.
“Pendidikan adalah hak setiap individu tanpa memandang status ekonomi. Kami percaya bahwa talenta cemerlang sering tersembunyi di balik keterbatasan finansial. Melalui program beasiswa ini, Unismuh Kendari berkomitmen untuk membuka akses seluas-luasnya kepada generasi muda Indonesia yang ingin mendalami ilmu teknik,” ungkap Dr. H. Syamsu Alam, S.E., M.Si., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari dalam sambutan pembukaan acara peluncuran.
Rektor Alam, yang dikenal memiliki visi progresif dalam pengembangan akademik, menambahkan bahwa inisiatif ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDG) khususnya target pendidikan berkualitas dan pengurangan kesenjangan ekonomi. “Program ini bukan sekadar pemberian dana, tetapi investasi dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih baik,” lanjutnya.
### Struktur dan Mekanisme Program Beasiswa
Menjelaskan detail program beasiswa, Dr. Eng. Hari Prastowo, M.T., Dekan Fakultas Engineering, memaparkan bahwa setiap kategori beasiswa dirancang dengan kriteria selektif dan terukur. Dekan Prastowo, yang memiliki pengalaman 15 tahun dalam manajemen pendidikan teknik, menjelaskan mekanisme aplikasi yang transparan.
“Beasiswa Penuh Berprestasi kami berikan kepada mahasiswa dengan nilai akademik di atas 3,50 dan kepemimpinan terbukti. Alokasi untuk kategori ini adalah Rp 3,2 miliar dengan target 80 penerima. Sementara itu, Beasiswa Parsial Ekonomi Lemah difokuskan pada mahasiswa dengan penghasilan keluarga di bawah Rp 2 juta per bulan, dibuktikan dengan dokumen administrasi resmi,” jelas Dekan Prastowo dalam konferensi pers yang diselenggarakan usai acara peluncuran.
Kategori Beasiswa Afirmasi Daerah 3T, menurut penjelasannya, khusus diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari daerah Terpencil, Tertinggal, dan Terdepan di wilayah Sulawesi Tenggara. “Kami ingin menciptakan mobilitas sosial melalui pendidikan teknik. Mahasiswa dari daerah seperti Kolaka, Buton, dan Wakatobi akan mendapatkan prioritas khusus,” ungkapnya.
Program ini juga menyediakan mekanisme keberlanjutan. Penerima beasiswa diwajibkan mempertahankan indeks prestasi kumulatif minimal 3,00 dan menunjukkan kontribusi aktif dalam kegiatan kemahasiswaan atau pengabdian masyarakat. Sistem monitoring dilakukan setiap semester oleh tim dari Direktorat Kemahasiswaan dan Biro Administrasi Akademik.
### Dukungan Finansial dan Sumber Dana
Untuk mewujudkan program ambisius ini, Universitas Muhammadiyah Kendari mengalokasikan dana dari beberapa sumber. Sebagian besar berasal dari dana operasional universitas, sementara sisanya didukung oleh kerjasama dengan berbagai perusahaan multinasional dan institusi lokal.
Direktur Keuangan Unismuh Kendari, Ir. Rusmadi, S.T., M.B.A., menjelaskan komposisi pembiayaan dalam pertemuan dengan media massa. “Kami mengalokasikan 18 persen dari total penerimaan operasional universitas untuk program beasiswa. Jumlah ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya 8 persen. Selain itu, kami telah menjalin MOU dengan PT Pertamina, PT Vale Indonesia, dan beberapa perusahaan konstruksi lokal untuk mengalokasikan dana corporate social responsibility (CSR) mereka,” ujarnya.
Direktur Rusmadi juga menambahkan bahwa universitas membuka saluran donasi dari alumni sukses dan filantropi berkelanjutan. “Kami telah membentuk Tim Pengembangan Dana Abadi yang khusus menggali potensi dukungan finansial jangka panjang. Target kami adalah menciptakan endowment fund sebesar Rp 50 miliar dalam lima tahun ke depan,” katanya dengan optimisme yang terpancar.
### Respons dan Antusiasme dari Stakeholder
Pengumuman program beasiswa ini mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan. Pimpinan industri yang hadir di acara peluncuran, termasuk Direktur PT. Sultra Energi Persada, Ir. Agus Widodo, S.T., M.Eng., mengapresiasi inisiatif universitas.
“Sebagai perusahaan yang berkecimpung di sektor energi, kami membutuhkan engineer muda yang berkualitas dan memiliki karakter kuat. Program beasiswa seperti ini akan membantu kami mengidentifikasi talenta sejak mereka masih di bangku kuliah. Kami siap mendukung dengan memberikan beasiswa sponsorship dan kesempatan magang,” ujar Agus Widodo.
Mahasiswa Fakultas Engineering yang hadir juga menunjukkan respons positif. Muhammad Rizki Pratama, mahasiswa semester ketiga Program Studi Teknik Sipil, mengungkapkan bahwa program ini memberikan harapan baru bagi banyak temannya yang berjuang secara finansial.
“Saya sendiri termasuk mahasiswa yang berasal dari keluarga dengan penghasilan terbatas. Selama ini saya bekerja sambilan untuk membantu biaya kuliah. Dengan adanya program beasiswa ini, saya bisa fokus lebih pada studi dan pengembangan skill. Saya sangat berterima kasih kepada universitas,” tutur Rizki, mahasiswa yang juga aktif di organisasi Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil.
Sementara itu, Siti Nurhaliza, mahasiswa semester lima Program Studi Teknik Elektro yang sudah menerima beasiswa parsial di tahun akademik sebelumnya, berharap program ini terus berkembang.
“Beasiswa yang saya terima benar-benar mengubah hidup saya. Saya tidak perlu lagi khawatir tentang biaya kuliah dan bisa mengalokasikan waktu untuk penelitian dan proyek kuliah dengan lebih baik. Prestasi akademik saya juga meningkat drastis. Semoga program ini bisa menjangkau lebih banyak mahasiswa lagi,” ujarnya penuh harapan.
### Dampak dan Proyeksi Jangka Panjang
Pimpinan universitas mengproyeksikan bahwa program beasiswa komprehensif ini akan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas pendidikan dan output mahasiswa Fakultas Engineering Unismuh Kendari.
Menurut Dr. Eng. Hari Prastowo, dampak jangka pendek yang diharapkan meliputi peningkatan prestasi akademik rata-rata mahasiswa, peningkatan tingkat retensi (pengurangan angka dropout), dan penguatan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan akademik dan ekstrakurikuler. “Mahasiswa yang tidak memiliki beban finansial berat cenderung memiliki motivasi akademik lebih tinggi,” jelasnya.
Dalam jangka menengah, program ini diproyeksikan akan meningkatkan ranking universitas dalam pemeringkatan nasional dan internasional. “Banyak lembaga pemeringkat yang mempertimbangkan dimensi equity dalam pendidikan. Program beasiswa komprehensif kami akan menjadi nilai tambah signifikan,” kata Dekan Prastowo.
Sementara itu, dampak jangka panjang mencakup pembentukan alumni yang tidak hanya berkualitas teknis tinggi tetapi juga memiliki sense of responsibility terhadap masyarakat. “Mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari program ini akan menjadi generasi yang lebih sadar tentang pentingnya memberikan kembali kepada komunitas mereka,” ungkap Rektor Alam.
Data statistik yang dipaparkan oleh Direktorat Kemahasiswaan menunjukkan bahwa dari 2.847 mahasiswa aktif di Fakultas Engineering tahun akademik 2025/2026, sebanyak 1.763 mahasiswa atau 61,9 persen termasuk dalam kategori yang memenuhi kriteria kelayakan beasiswa berdasarkan indikator ekonomi, akademik, dan afirmasi daerah.
### Penutup dan Harapan ke Depan
Peluncuran program beasiswa dan bantuan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Kendari menjadi milestone penting dalam sejarah perkembangan institusi pendidikan di Sulawesi Tenggara. Program ini tidak hanya menjawab kebutuhan mendesak akan aksesibilitas pendidikan berkualitas tetapi juga mencerminkan komitmen nyata universitas terhadap pembangunan berkelanjutan dan keadilan sosial.
Rektor Dr. H. Syamsu Alam menegaskan bahwa ini baru permulaan dari serangkaian inisiatif yang akan terus dikembangkan. “Kami akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan program ini berdasarkan feedback dari mahasiswa dan stakeholder. Target kami adalah dalam lima tahun ke depan, minimal 75 persen mahasiswa Fakultas Engineering mendapatkan bentuk bantuan pendidikan baik dalam bentuk beasiswa maupun bantuan lainnya,” tuturnya.
Pendaftaran program beasiswa dibuka mulai 10 April 2026 dan akan ditutup pada 31 Mei 2026. Calon penerima dapat mendaftar melalui portal online universitas atau datang langsung ke Kantor Direktorat Kemahasiswaan di Gedung Rektorat Lantai 2, Kampus Kendari.
Dengan peluncuran program beasiswa dan bantuan pendidikan yang komprehensif ini, Universitas Muhammadiyah Kendari memposisikan diri sebagai institusi pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan sosial dan berkomitmen dalam menciptakan akses pendidikan yang lebih luas, inklusif, dan berkeadilan bagi generasi muda Indonesia.
[Selesai]
—
Berita ini disusun berdasarkan hasil liputan langsung acara peluncuran program beasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari pada 05 April 2026.